Rabu, 23 Januari 2019

Makna Iktikaf


Secara bahasa, iktikaf berasal dari kata akafa-ya’kufu –ukufan, yang berarti tetap pada sesuatu. Menurut Maulana Muhammad Zakkariya al-Kandahlawi dalam Fadillah Ramadhan, iktikaf adalah berdiam diri di dalam masjid dengan niat iktikaf.
Menurut Sayyid Sabiq dalam fiqih sunnah, iktikaf adalah menetap di suatu tempat dan berdiam diri tanpa meninggalkan tempat itu, baik untuk melakukan amal kebaikan maupun kejahatan. Allah SWT berfirman, “(ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya, ‘Patung-patung apakah ini, yang kamu tekun beribadah kepadanya ?’”?(QS al-Anbiya 21:52).
Sayyid Sabiq menjelaskan, maksud dari ayat di atas adalah mereka menetap di tempat itu dengan tujuan beribadah kepada patung-patung itu. Namun, kata dia, iktikaf yang dimaksud dalam ajaran Islam adalah menetap dan tinggal di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sedangkan menurut al-Kubaisi, secara bahasa, iktikaf bermakna menetap, mengurung diri, atau terhalangi. Allah SWT berfirman, “...tetapi, janganlah kamu campuri mereka itu (istri-istri), sedang kamu menetap dalam masjid (iktikaf)....” (al-Baqarah 2:187).
Al-Marghainani mendefisinikan iktikaf denga menetap dalam masjid yang disertai puasa dan niat iktikaf. Menurut Muhammad bin Famaruz, iktikaf adalah menetapnya seorang laki-laki dalam masjid, rumahnya (ruangan khusus) dengan niat iktikaf.

Artikel Terkait

Makna Iktikaf
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email